Pelantikan Dekan FISIP Periode 2019 - 2023

Pemilihan Anggota Senat FISIP Periode 2019 - 2023

Buka Puasa Bersama Sivitas Akademika FISIP, Tingkatkan Rasa Kebersamaan dan Kekeluargaan

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Mulawarman TA 2019/2020

Fisip Unmul Selayang Pandang

  1. SEJARAH
  2. PRODI
  3. FASILITAS
  4. ORGANISASI
  5. DOSEN DAN STAF
  6. MAHASISWA
  7. ALUMNI
  8. WEB PRODI
  9. EJOURNAL
  10. KONTAK
Cikal bakal berdirinya Fisip Unmul bisa ditelusuri sejak tahun 1962, yang diberi nama Perguruan Tinggi Mulawarman. Nama ini ditetapkan secara resmi dalam Surat Keputusan Gubernur Kaltim No. 15/PPK/62. Nama ini tak lama digunakan karena ketika meminta pengesahan Menteri PTIP kemudian nama ini diubah menjadi Universitas Kalimantan Timur (Unikat). Berdasarkan Keputusan Presiden RI tanggal 23 April 1963, nama yang disetujui adalah Universitas Mulawarman (Unmul). Pada saat menggunakan nama Perguruan Tinggi Mulawarman, hanya ada dua Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan. Pada tahun 1966, kedua Fakultas tersebut dipisah menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik dan Fakultas Ekonomi.
Jumlah Program Studi (Prodi) di Fisipol Unmul mengalami peningkatan pesat dibandingkan dengan ketika awalnya berdiri. Sebelum tahun 2000, jumlah Prodi hanya tiga, yakni Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Pemerintahan, dan Ilmu Sosiatri. Peningkatan secara signifikan terjadi mulai tahun 2000 dengan dibentuknya Prodi-Prodi baru. Sekarang ini, Fisip Unmul memiliki sembilan program S1 (Administrasi Negara, Ilmu Pemerintahan, Sosiatri/Pembangunan Sosial, Ilmu Hubungan Internasional, Administrasi Bisnis, Administrasi Bisnis kons. Pariwisata & Hospitality, Ilmu Komunikasi, Psikologi, Pemerintahan Integratif) dan satu program S2 (Magister Administrasi Publik).
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman memiliki fasilitas dan prasarana yang beragam, lengkap dan sangat memadai guna menunjang proses belajar mengajar di lembaga ini. Fasilitas serta prasarana dikelola dan dirawat oleh staf Umum dan BMN yang khusus untuk itu. Beberapa di antaranya adalah gedung perkuliahan dan perkantoran (Dekanat) yang representatif, ruang pertemuan ilmiah dan konferensi yang luas, ruang seminar dan ruang sidang ujian skripsi yang dilengkapi dengan peralatan modern, perpustakaan digital, hot spot, tempat parkir yang luas, sarana keagamaan (tempat ibadah), alat musik (band), berbagai jenis lapangan olahraga, dan lain sebagainya.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman dipimpin oleh Dekan, yang dibantu oleh tiga Wakil Dekan, yakni Wakil Dekan I (bidang akademik), Wakil Dekan II (bidang administrasi, kepegawaian dan keuangan) dan Wakil Dekan III (bidang kemahasiswaan). Di bidang akademik, Dekan membawahi Program Studi (dipimpin Ketua Prodi, yang dibantu Sekretaris Prodi). Di bidang administrasi, Dekan membawahi Tata Usaha (TU), yang dipimpin oleh Ketua Tata Usaha (KTU). KTU membawahi sub-sub bagian (Subag), yang dipimpin oleh Kepala Sub-Bagian (Kasubag), seperti Kasubag Pendidikan, Kasubag Kemahasiswaan & Alumni, Kasubag Keuangan & SDM, Kasubag BMN & Perlengkapan.
Peran dosen dan staf sangat krusial dalam proses belajar mengajar pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman. Hingga bulan April 2017, jumlah keseluruhan dosen tetap PNS sebanyak 88 dan dosen tetap non-pns sebanyak 18 dosen. Dilihat dari segi pendidikannya, proporsi mereka adalah 31 dosen berpendidikan Doktor, 57 dosen berpendidikan Magister dan 0 berpendidikan Sarjana. Sementara itu, jumlah keseluruhan staf di Fisip Unmul adalah 114 orang, yang terdiri dari 70 laki-laki dan 44 perempuan. Di lihat dari status kepegawaiannya, 27 orang staf adalah PNS sementara 87 orang adalah pegawai Honorer atau yang belum berstatus sebagai PNS.
Peminat ilmu-ilmu sosial dan politik belakangan ini meningkat pesat. Ini dicirikan dengan peningkatan jumlah mahasiswa yang signifikan. Sebelum tahun 2000, jumlah mahasiswa tercatat tidak lebih dari 700 orang, sementara pada bulan April 2007 jumlanya mencapai 4585 orang, dimana 1296 di antaranya adalah mashasiswa dari jalur seleksi nasional, sementara 3288 orang dari jalur seleksi lokal/mandiri di semua jenjang (D3. S1, dan S2). Pada tahun 2012, jumlah mahasiswa yang terdaftar di Fisip Unmul adalah 5.732 orang. Dari jumlah ini, sebanyak 396 mahasiswa (7,42%) tidak melakukan her registrasi, sementara mayoritas dari mereka, yakni sebanyak 5.336 mahasiswa (92,58%) telah melakukan her-registrasi atau yang aktif kuliah.
Oleh karena Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman (Fisip Unmul) didirikan sejak 1962, sudah banyak alumni yang dihasilkan oleh Fakultas ini. Dari data yang ada, jumlah mereka adalah 6145 orang, yang sekarang tersebar di seluruh Indonesia dan bahkan ada yang di luar negeri. Namun, jumlah yang terbanyak berada/bermukim di Kalimantan Timur. Banyak di antara mereka yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil, birokrat, pejabat, politisi, pengusaha, wiraswasta, aktivis, self-employed, dan lain sebagainya. Para alumni Fisip Unmul memiliki wadah organisasi alumni yang diberi nama IKA-Fisip Unmul (Ikatan Keluarga Alumni Fakulas Ilmu Sosial dan Ilmu Poltik, Universitas Mulawarman).
Fisip Unmul memberikan ruang bagi Prodi untuk tampil di cyber space sehingga mereka bisa berkiprah secara kreatif untuk kepentingan Prodi dalam payung Keluarga Besar Fisip Unmul. Alasan lainnya, ketika mengusulkan akreditasi, Prodi terkait diminta mencantumkan alamat situs Program Studi, yang menjadi salah satu poin penilaian akreditasi. Beberapa yang sudah online adalah Program Magister (S2) Administrasi Publik (http://map.fisip-unmul.ac.id), Prodi Ilmu Pemerintahan (https://ip.fisip-unmul.ac.id), Prodi Psikologi (https://psikologi.fisip-unmul.ac.id), Prodi Ilmu Hubungan Internasional (https://hi.fisip.unmul.ac.id), Prodi Ilmu Komunikasi (https://ilkom.fisip-unmul.ac.id), Prodi Administrasi Bisnis (https://adbisnis.fisip-unmul.ac.id), Prodi Administrasi Negara (https://an.fisip-unmul.ac.id), Prodi Sosiatri (https://sos.fisip-unmul.ac.id), Prodi Pemerintahan Integratif (http://pin.or.id).
Semua Program Studi/Pendidikan di Fisip Unmul telah memiliki eJournal, sbb: 1) eJournal Ilmu Administrasi Negara (https://ejournal.an.fisip-unmul.ac.id), 2) eJournal Ilmu Pemerintahan (https://ejournal.ip.fisip-unmul.ac.id), 3) eJournal Sosiatri-Sosiologi (https://ejournal.sos.fisip-unmul.ac.id), 4) eJournal Ilmu Hubungan Internasional (https://ejournal.hi.fisip-unmul.ac.id), 5) eJournal Ilmu Komunikasi (https://ejournal.ilkom.fisip-unmul.ac.id), 6) eJournal Administrasi Bisnis (https://ejournal.adbisnis.fisip-unmul.ac.id), 7) eJournal Psikologi (https://ejournal.psikologi.fisip-unmul.ac.id), 8) eJournal Pemerintahan Integratif (http://ejournal.pin.or.id), 9) eJournal Magister Ilmu Administrasi Negara (http://ar.mian.fisip-unmul.ac.id). Pintu gerbang (gateway) dari eJournal-eJournal tersebut adalah Portal Karya Ilmiah Fisip Unmul (https://portal.fisip-unmul.ac.id).
Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman (Fisip Unmul) berlokasi Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Kampus Fisip Unmul ini terletak di dataran tinggi dalam kompleks kampus Universitas Mulawarman sehingga bebas banjir. Alamatnya adalah: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman, Kampus Gunung Kelua, Samarinda 75411, Kalimantan Timur. Fisip Unmul bisa dihubungi dengan telepon pada nomor (0541) 743820 dan 748662, atau dengan Fax pada nomor (0541) 743820. Fisip Unmul bisa juga dihubungi dengan email di alamat fisip[at]fisip-unmul.ac.id (ganti tanda [at] dgn @) atau melalui website (menu Kontak di web ini). Selain itu, Fisip Unmul memiliki account Facebook dan Twitter, yang bisa dipakai sebagai sarana kontak.

Calon Mahasiswa Baru

  1. INTRO
  2. PENDAFTARAN
  3. UKT
  4. BEASISWA
  5. PILIHAN STUDI
Minat lulusan SMU/SMK untuk menjadi mahasiswa Fisip Unmul tergolong tinggi. Demikian juga lulusan S1 yang ingin melanjutkan ke S2. Ini bisa dilihat dari banyaknya dan terus meningkatnya pelamar dalam lima tahun terakhir. Tingginya animo tersebut direspon dengan tiap tahun melakukan penerimaan mahasiswa baru di sepuluh Program Studi dari berbagai jalur penerimaan (SNMPTN, SBMPTN, SMMPTN) dan jenjang studi (S1 & S2). Jumlah mahasiswa yang diterima setiap tahunnya adalah sekitar 1000 orang. Dilihat dari jumlah mahasiswa, Fisip Unmul sekarang ini menempati urutan ketiga di lingkungan Unmul, setelah FKIP dan Fekon, dengan total 5336 lebih mahasiswa yang aktif kuliah. Mahasiswa-mahasiswa Fisip Unmul tersebar di 10 Program Studi di berbagai jenjang studi (S1/Program Sarjana dan S2/Program Pascasarjana).
Untuk bisa menjadi mahasiswa pada salah satu Program Studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman, ada tiga jalur yang dapat ditempuh, yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN). Untuk bisa ikut dalam seleksi penerimaan mahaiswa baru di ketiga atau salah satu jalur tersebut, maka calon mahasiswa mesti melakukan pendaftaran untuk mendapatkan identitas peserta atau kartu peserta ujian. Pendaftaran di ketiga jalur masuk tersebut dilakukan secara online di Internet, di link situs yang telah ditentukan oleh Depdiknas (untuk SNMPTN), Majelis Rektor PTN se-Indonesia (SBMPTN), dan Universitas Mulawarman (Jalur Mandiri/SMMPTN).
Pemerintah Pusat (dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) berusaha meringankan beban biaya pendidikan di PTN bagi keluarga yang kurang mampu, sehingga anak-anak dari keluarganya yang tergolong kurang mampu tetap bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri. Tindak lanjutnya adalah, mulai tahun 2013, jumlah UKT di Fakultas-Fakultas di Unmul bervariasi jumlahnya. Di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman (Fisip unmul),jumlah UKT terendah adalah Rp 500.000,00/semester sementara yang tertinggi adalah Rp 3.000.000,00/semester. Interval jumlah UKT ini ditentukan berdasarkan penghasilan, pekerjaan, dan pengeluaran dari orang tua mahasiswa yang bersangkutan. Perhitungannya jumlah UKT ini memakai rumus perhitungan yang telah ditentukan.
Setiap tahun Fisip Unmul menerima alokasi beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang kurang mampu dan atau yang berprestasi. Pendaftaran untuk mendapatkan beasiswa ini bukan hanya bisa dilakukan ketika sudah menjadi mahasiswa, tapi juga ketika masih mendaftar masuk di Fisip Unmul (baik jalur undangan, jalur ujian tertulis, dan jalur mandiri/lokal). Beasiswa yang ditawarkan adalah beasiswa dengan Program Bidikmisi dari Departemen Pendidikan Nasional. Ketika menjadi mahasiswa, tawaran-tawaran beasiswa bukan hanya datang dari Depdiknas, tapi juga dari berbagai lembaga dan perusahaan seperti PT. Taspen, Bank Indonesia, Yayasan Supersemar, Osaka Gas Company, PT Pupuk Kaltim, LNG Bontang, Pertamina, PT. Djarum, Pemprov. Kaltim, BBPM, BRI, Eka Cipta Foundation, PPE, BCA, dsb.

Majelis Ta'lim Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik merupakan acara rutin bulanan . Acara ini sebagai ajang silahturahmi antara dosen, staf dan mahasiswa dilingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman serta memberikan siraman rohani dengan tujuan  menjadi pribadi yang lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta sehingga apa yang disampaikan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Majelis Ta'lim dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Mulawarman, Wakil Dekan I, Wakil Dekan III, Pejabat Struktural dan Staf di lingkungan Universitas Mulawarman, Ketua Darma Wanita Persatuan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman dan Panitia Kepengurusan Majelis Ta'lim serta mahasiswa dan mahasiswi Program Pemerintahan Integratif (PIN).

Rangkaian Majelis Ta'lim Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman berisi sambutan Dekan, tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz H. Nasir Kadri " Dalam tausiyah beliau menyampaikan "Mengenai Kedudukan Manusia dalam Islam " Apa yang harus dilakukan oleh khalifatullah itu di bumi ? Banyak sekali ayat yang menjelaskan mengenai tiga pandangan ini kepada manusia. Antara lain seperti disebutkan pada Surah Al-Baqarah ayat 30:

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui“. (Q.S. Al-Baqarah: 30).

Khalifah adalah seseorang yang diberi tugas sebagai pelaksana dari tugas-tugas yang telah ditentukan. Jika manusia sebagai khalifatullah di bumi, maka ia memiliki tugas-tugas tertentu sesuai dengan tugas-tugas yang telah digariskan oleh Allah selama manusia itu berada di bumi sebagai khalifatullah. Jika kita menyadari diri kita sebagai khalifah Allah, sebenarnya tidak ada satu manusia pun di atas dunia ini yang tidak mempunyai “kedudukan” ataupun “jabatan”. Jabatan-jabatan lain yang bersifat keduniaan sebenarnya merupakan penjabaran dari jabatan pokok sebagai khalifatullah. Jika seseorang menyadari bahwa jabatan keduniawiannya itu merupakan penjabaran dari jabatannya sebagai khalifatullah, maka tidak ada satu manusia pun yang akan menyelewengkan jabatannya. Sehingga tidak ada satu manusia pun yang akan melakukan penyimpangan-penyimpangan selama dia menjabat.

Jabatan manusia sebagai khalifah adalah amanat Allah. Jabatan-jabatan duniawi, misalkan yang diberikan oleh atasan kita, ataupun yang diberikan oleh sesama manusia, adalah merupakan amanah Allah, karena merupakan penjabaran dari khalifatullah. Sebagai khalifatullah, manusia harus bertindak sebagaimana Allah bertindak kepada semua makhluknya. Pada hakikatnya, kita menjadi khalifatullah secara resmi adalah dimulai pada usia akil baligh sampai kita dipanggil kembali oleh Allah. Manusia diciptakan oleh Allah di atas dunia ini adalah untuk beribadah. Lantas, apakah manusia ketika berada di dalam rahim ibunya tidak menjalankan tugasnya sebagai seorang hamba? Apakah janin yang berada di dalam rahim itu tidak beribadah? Pada dasarnya, semua makhluk Allah di atas bumi ini beribadah menurut kondisinya. Paling tidak, ibadah mereka itu adalah bertasbih kepada Allah.

Dalam hal ini, janin yang berada di dalam rahim ibu beribadah sesuai dengan kondisinya, yaitu dengan cara bertasbih. Ketika Allah akan meniupkan roh ke dalam janin, maka Allah bertanya dulu kepada janin tersebut. Allah mengatakan “Aku akan meniupkan roh ke dalam dirimu. Tetapi jawab dahulu pertanyaan-Ku, baru Aku akan tiupkan roh itu ke dalam dirimu. Apakah engkau mengakui Aku sebagai Tuhanmu?” Lalu dijawab oleh janin tersebut, “Iya, aku mengakui Engkau sebagai Tuhanku.”
Dari sejak awal, ternyata manusia itu sebelum ada rohnya, atau pada saat rohnya akan ditiupkan, maka Allah menanyakan dahulu apakah si janin mau mengakui-Nya sebagai Tuhan. Jadi, janin tersebut beribadah menurut kondisinya, yaitu dengan bertasbih kepada Allah.

Tidak ada makhluk Allah satupun yang tidak bertasbih kepada-Nya. Manusia mulai melakukan penyimpangan dan pembangkangan terhadap Allah yaitu pada saat ia berusia akil baligh hingga akhir hayatnya. Tetapi, jika kita ingat fungsi kita sebagai khalifatullah, maka takkan ada manusia yang melakukan penyimpangan. Makna sederhana dari khalifatullah adalah “pengganti Allah di bumi”. Setiap detik dari kehidupan kita ini harus diarahkan untuk beribadah kepada Allah, seperti ditegaskan oleh Allah di dalam firman-Nya:


Wa ma khalaqtul jinna wal insa illa li ya’budu. “Tidak Aku ciptakan manusia dan jin kecuali untuk menyembah kepada-Ku.”

Kalau begitu, sepanjang hayat kita sebenarnya adalah untuk beribadah kepada Allah. Dalam pandangan Islam, ibadah itu ada dua macam, yaitu: ibadah primer (ibadah mahdhah) dan ibadah sekunder (ibadah ghairu mahdhah). Ibadah mahdhah adalah ibadah yang langsung, sedangkan ibadah ghairu mahdhahadalah ibadah tidak langsung. Seseorang yang meninggalkan ibadah mahdhah, maka akan diberikan siksaan oleh Allah. Sedangkan bagi yang melaksanakannya, maka akan langsung diberikan ganjaran oleh Allah. Ibadah mahdhah antara lain: shalat, puasa, zakat, dan haji. Sedangkan ibadah ghairu mahdhah adalah semua aktifitas kita yang bukan merupakan ibadah mahdhah tersebut, antara lain: bekerja, masak, makan, dan menuntut ilmu.

Demikianlah Tausiyah singkat yang disampaikan oleh Ustadz Nasir Kadri, semoga apa yang beliau sampaikan bermanfaat dan dapat menjadi panduan dalam menjalani kehidupan agar menjadi pribadi yang bahagia dan selamat di dunia dan akherat nantinya. 

Acara Majlis Talim Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman di tutup dengan pembacaan doa dan acara santap siang yang telah di siapkan oleh Panitia Kepengurusan Majelis Ta'lim sebelumnya.

Pejabat Struktural & Dekan2 Fisip

digital library

Pro : Sivitas Akademika

  1. MAHASISWA
  2. DOSEN/STAF
  3. ALUMNI
Thumbnail Pada 26 Maret 2019, bertempat di ruang rapat lt 2 Dekanat Fisip, Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara Fisip Unmul...
More inMahasiswa  
Thumbnail Berdasarakan Surat Edaran Rektorat Universitas Mulawarman Nomor : 1585/UN17.18/KP/2019, Mengingat selama Bulan...
More inDosen/Staf  
Thumbnail PT Nutrifood Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman kesehatn. Kami berharap dapat...
More inAlumni  

Jadwal Kuliah - Ujian

  1. GASAL
  2. GENAP
  3. UJIAN
Thumbnail Semester merupakan satuan waktu terkecil yang digunakan untuk menyatakan lamanya proses kegiatan belajar-mengajar...
Jadwal Kuliah Genap 2018/2019
Selasa, 29 Januari 2019
Thumbnail Semester adalah satuan terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan dalam suatu jenjang pendidikan. Satu...
Thumbnail Bagi mahasiswa dan mahasiswi yang telah melengkapi persyaratan administrasi  untuk mengikuti Ujian Semester Ganjil tahun...
More inJadwal Ujian  

Latest News Feeds

  1. PORTAL K. ILMIAH
  2. QUESTION & ANSWER